Casio x Café Kitsuné  – Tren matcha kini tidak hanya berkembang dalam industri kuliner dan minuman. Warna hijau yang identik dengan bubuk teh khas Jepang tersebut mulai merambah dunia fashion hingga aksesori. Salah satu penerapannya hadir melalui kolaborasi terbaru antara Casio dan Café Kitsuné.

Casio menggandeng Café Kitsuné, kafe asal Paris yang lekat dengan perpaduan budaya Prancis dan Jepang, untuk menghadirkan jam tangan dengan nuansa hijau matcha. Kolaborasi tersebut menggunakan model AQ-230ECK yang menjadi bagian dari lini Casio Vintage.

Jam tangan ini mempertahankan karakter klasik Casio sekaligus membawa identitas visual Café Kitsuné. Perpaduan tersebut menghasilkan aksesori dengan desain retro yang mendapat sentuhan warna khas Jepang.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan perjalanan Café Kitsuné yang selama ini turut memperkenalkan unsur budaya Jepang kepada masyarakat internasional. Matcha menjadi salah satu elemen yang kemudian diterjemahkan ke dalam desain jam tangan tersebut.

Dial Hijau Matcha Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu bagian yang paling menonjol pada Casio AQ-230ECK hasil kolaborasi dengan Café Kitsuné terletak pada dial. Casio menggunakan warna hijau kekuningan dengan karakter cukup pekat yang mengambil inspirasi dari warna matcha.

Warna tersebut memberikan tampilan berbeda dibandingkan model AQ-230 pada umumnya. Meski membawa sentuhan baru, Casio tetap mempertahankan bentuk sederhana dan karakter retro yang menjadi ciri khas seri tersebut.

Selain warna hijau, bagian dial menampilkan logo rubah yang identik dengan Café Kitsuné. Detail itu sekaligus memperkuat karakter kolaborasi kedua merek tanpa menghilangkan identitas desain Casio Vintage.

Dari sisi tampilan waktu, jam tangan ini menggabungkan sistem analog dan digital. Bagian utama menggunakan jarum untuk menunjukkan jam serta menit. Sementara itu, layar LCD digital berada pada bagian bawah untuk melengkapi fungsi penunjuk waktu.

Kombinasi analog-digital tersebut telah menjadi salah satu karakter yang membuat AQ-230 mudah dikenali. Casio mempertahankan konsep itu dalam edisi kolaborasi ini, tetapi memberikan pembaruan visual melalui warna dan detail khusus.

Desain Ringkas dengan Sentuhan Retro

Casio AQ-230ECK memiliki casing berbentuk persegi dengan dimensi sekitar 38,8 x 29,8 x 8,1 milimeter. Ukurannya yang relatif ringkas membuat jam tangan tersebut memiliki tampilan sederhana ketika digunakan di pergelangan tangan.

Desain AQ-230 sendiri memiliki perjalanan yang cukup panjang dalam katalog Casio. Akar desain model tersebut berasal dari seri Janus yang di perkenalkan pada 1982. Selanjutnya, Casio meluncurkan AQ-230 pada 1995.

Latar belakang tersebut membuat kolaborasi terbaru ini tidak sekadar menawarkan warna baru. Casio menggabungkan desain yang telah memiliki sejarah panjang dengan estetika kontemporer yang terinspirasi dari budaya minum matcha.

Dengan demikian, jam tangan ini dapat menarik perhatian penggemar desain retro sekaligus konsumen yang mengikuti perkembangan tren fashion bernuansa Jepang.

Jam tangan Casio x Café Kitsuné AQ-230ECK dengan dial hijau matcha

Casio menghadirkan jam tangan dengan dial hijau terinspirasi matcha lewat kolaborasi bersama sebuah kafe. Intip detailnya.

Detail Café Kitsuné Hadir hingga Bagian Belakang

Sentuhan Café Kitsuné tidak berhenti pada dial berwarna hijau. Casio menempatkan sejumlah detail lain untuk mempertegas identitas kolaborasi pada beberapa bagian jam tangan.

Logo Café Kitsuné, misalnya, hadir pada bagian gesper tali jam. Casio menggunakan material stainless steel untuk tali tersebut sehingga memberikan kesan klasik yang selaras dengan desain AQ-230.

Selain itu, bagian belakang casing mendapatkan ukiran khusus yang menandai kolaborasi kedua merek. Detail ini memberikan karakter berbeda di bandingkan versi reguler sekaligus menambah daya tarik bagi penggemar produk kolaborasi.

Casio dan Café Kitsuné bahkan membawa tema matcha hingga ke kemasan. Kotak jam tangan menggunakan desain yang mengambil inspirasi dari tekstur bubuk matcha. Pendekatan tersebut membuat konsep kolaborasi terasa konsisten mulai dari produk hingga kemasannya.

Karena itu, kolaborasi ini bukan sekadar mengganti warna dial menjadi hijau. Casio turut membawa elemen visual Café Kitsuné ke sejumlah bagian sehingga keseluruhan produk memiliki identitas yang lebih kuat.

Harga Casio x Café Kitsuné Sekitar Rp2 Jutaan

Jam tangan Casio x Café Kitsuné AQ-230ECK mulai tersedia sejak Kamis, 3 September 2026. Produk tersebut di pasarkan melalui kanal penjualan daring serta sejumlah toko tertentu.

Untuk pasar Eropa, Casio membanderol jam tangan kolaborasi ini dengan harga 99,90 euro. Jika di konversikan menggunakan perkiraan kurs pada 4 September 2026 sekitar Rp20.497 untuk satu euro, harganya setara kurang lebih Rp2,05 juta.

Harga tersebut dapat berbeda ketika produk di pasarkan di negara lain karena di pengaruhi kurs, pajak, biaya distribusi, serta kebijakan harga di masing-masing wilayah.

Kehadiran Casio x Café Kitsuné AQ-230ECK menunjukkan bagaimana tren matcha dapat berkembang melampaui makanan dan minuman. Melalui warna hijau khasnya, matcha kini menjadi inspirasi visual yang masuk ke dunia aksesori.

Casio mempertahankan karakter retro AQ-230, sementara Café Kitsuné memberikan sentuhan budaya Jepang dan Prancis melalui warna serta detail khusus. Hasilnya adalah jam tangan analog-digital bergaya klasik yang tampil lebih segar dengan nuansa hijau matcha.