Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 – Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari memastikan tempat di babak ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Ganda putri Indonesia tersebut meraih tiket setelah mencatat kemenangan meyakinkan pada pertandingan putaran kedua.

Ana/Trias berhadapan dengan pasangan Turki, Yasemen Bektas/Sinem Yildiz. Pertandingan berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Rabu (19/8/2026).

Berstatus unggulan ke-13, Ana/Trias mampu menunjukkan kualitas permainan sejak awal pertandingan. Mereka mengendalikan jalannya laga dan menyelesaikan duel hanya dalam dua gim. Pasangan Indonesia menang dengan skor 21-12 dan 21-14.

Hasil tersebut membawa Ana/Trias melanjutkan perjuangan ke putaran berikutnya. Namun, tantangan yang lebih berat sudah menanti karena mereka akan menghadapi pasangan unggulan kelima asal Malaysia.

Sementara itu, hasil berbeda diperoleh wakil Indonesia dari sektor ganda campuran. Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata harus menghentikan perjuangan setelah kalah dari pasangan unggulan ketiga asal Denmark.

Ana/Trias Langsung Menguasai Gim Pertama

Ana/Trias memulai pertandingan dengan permainan agresif. Mereka langsung mengumpulkan tiga poin tanpa balas untuk menciptakan keunggulan 3-0 atas Bektas/Yildiz.

Pasangan Turki sempat memperkecil ketertinggalan dengan merebut dua angka. Akan tetapi, Ana/Trias segera meningkatkan tekanan dan kembali mengambil kendali permainan.

Performa solid pasangan Indonesia terlihat ketika mereka mampu mengemas tujuh poin secara berturut-turut. Rangkaian tersebut membuat Ana/Trias memimpin jauh 11-2 ketika pertandingan memasuki interval gim pertama.

Selepas jeda, dominasi Ana/Trias belum berakhir. Mereka kembali memperoleh dua angka dan memperbesar keunggulan menjadi 13-2.

Bektas/Yildiz mencoba mengubah pola permainan agar dapat memberikan tekanan. Upaya itu sempat menghasilkan tiga poin tambahan. Namun, selisih angka yang sudah terlalu besar membuat mereka sulit mendekati perolehan pasangan Indonesia.

Ana/Trias terus menjaga ritme sekaligus mengurangi kesalahan sendiri. Keunggulan mereka kemudian bertambah menjadi 18-7.

Meski pasangan Turki mencoba bertahan, Ana/Trias tidak membiarkan lawannya membangun momentum. Mereka akhirnya mengamankan gim pembuka dengan kemenangan 21-12.

Perlawanan Turki Meningkat pada Gim Kedua

Situasi berbeda terlihat ketika gim kedua dimulai. Bektas/Yildiz memberikan tekanan lebih kuat dan tidak membiarkan Ana/Trias langsung menjauh.

Persaingan berlangsung ketat pada fase awal. Kedua pasangan sempat berada dalam posisi imbang 4-4. Setelah itu, pertandingan kembali berjalan seimbang hingga kedudukan mencapai 7-7.

Ana/Trias kemudian menemukan momentum untuk mengambil alih permainan. Empat poin beruntun berhasil mereka kumpulkan sehingga unggul 11-7 saat interval.

Keunggulan tersebut memberikan keuntungan bagi pasangan Indonesia. Setelah pertandingan berlanjut, Ana/Trias semakin nyaman mengontrol tempo dan memaksa lawan bekerja keras.

Bektas/Yildiz tetap berusaha memberikan perlawanan. Namun, Ana/Trias mampu mempertahankan konsistensi hingga memperlebar keunggulan menjadi 17-12.

Pasangan Indonesia tidak menyia-nyiakan momentum tersebut. Ana/Trias akhirnya mengakhiri perlawanan Bektas/Yildiz dengan skor 21-14 pada gim kedua.

Kemenangan dua gim langsung itu memastikan langkah Ana/Trias ke babak ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Ana/Trias tampil di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026

Langkah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari terhenti di perempatfinal Japan Open 2026. Ganda putri Indonesia itu langsung mengalihkan fokus ke China Open yang akan dimulai pekan depan.

Tantangan Berat Menanti Ana/Trias

Perjalanan Ana/Trias selanjutnya dipastikan semakin menantang. Pada babak ketiga, pasangan Indonesia tersebut dijadwalkan menghadapi unggulan kelima asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian penting bagi Ana/Trias. Pearly/Thinaah merupakan salah satu pasangan papan atas yang memiliki pengalaman menghadapi berbagai turnamen internasional.

Karena itu, Ana/Trias perlu mempertahankan konsistensi yang mereka tunjukkan pada pertandingan sebelumnya. Kemampuan mengontrol permainan sejak awal juga dapat menjadi faktor penting dalam menghadapi pasangan Malaysia.

Kemenangan atas Bektas/Yildiz setidaknya memberikan modal positif. Ana/Trias mampu memperlihatkan permainan efektif sekaligus menjaga keunggulan ketika mendapatkan momentum.

Faza/Aisyah Terhenti di Babak Kedua

Di sisi lain, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata belum berhasil mengikuti langkah Ana/Trias. Pasangan ganda campuran Indonesia tersebut harus tersingkir pada putaran kedua.

Faza/Aisyah menghadapi tantangan berat dari unggulan ketiga asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Bøje.

Pasangan Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan kuat pada gim pembuka. Persaingan berlangsung ketat sebelum Faza/Aisyah berhasil merebut gim pertama dengan skor tipis 21-19.

Keunggulan tersebut belum mampu mereka pertahankan pada gim berikutnya. Christiansen/Bøje meningkatkan intensitas permainan dan mendominasi jalannya gim kedua. Pasangan Denmark kemudian menang telak 21-9 sehingga pertandingan harus berlanjut menuju gim penentuan.

Pada gim ketiga, Faza/Aisyah kembali menghadapi tekanan besar. Christiansen/Bøje mampu menjaga momentum sekaligus membatasi peluang pasangan Indonesia untuk mengembangkan permainan.

Faza/Aisyah akhirnya menyerah 10-21 pada gim penentuan. Hasil itu membuat mereka kalah melalui pertarungan tiga gim dengan skor akhir 21-19, 9-21, dan 10-21.

Dengan demikian, perjalanan Faza/Aisyah di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 harus berakhir pada babak kedua. Sementara itu, Ana/Trias masih membawa harapan Indonesia dari sektor ganda putri dan akan melanjutkan perjuangan menghadapi Pearly Tan/Thinaah Muralitharan pada babak ketiga.