GIGABYTE – kembali ke pasar Indonesia dengan memperluas pilihan notebook berperforma tinggi melalui empat seri yang hadir pada September 2026. Perusahaan menawarkan AORUS Master 16 Gen 2, AERO X16, Gaming A16, dan Eagle. Masing-masing memiliki konfigurasi serta sasaran pengguna yang berbeda.

Strategi tersebut memungkinkan konsumen memilih perangkat berdasarkan kebutuhan, bukan hanya berdasarkan tingkatan harga. Ada model yang menonjolkan tenaga untuk menjalankan game berat, perangkat yang mempertimbangkan mobilitas, hingga notebook yang diposisikan sebagai pilihan awal bagi pengguna gaming.

AMD menjadi pemasok prosesor pada jajaran tersebut, sedangkan kebutuhan pengolahan grafis mengandalkan GPU NVIDIA GeForce RTX. Selain meningkatkan kemampuan hardware, GIGABYTE memasukkan teknologi kecerdasan buatan ke dalam pengalaman penggunaan notebook melalui GiMATE.

AORUS Master 16 Gen 2 Membawa Hardware Kelas Atas

Posisi tertinggi dalam jajaran baru tersebut menjadi milik AORUS Master 16 Gen 2. Salah satu konfigurasinya mengombinasikan AMD Ryzen 9 9955HX3D dengan NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU.

GIGABYTE memberikan batas daya maksimum GPU hingga 175W pada konfigurasi tersebut. Kemampuan pemrosesan kecerdasan buatannya juga dapat mencapai 1.824 AI TOPS.

Selain konfigurasi utama itu, konsumen mempunyai pilihan AORUS lain yang mengandalkan AMD Ryzen 9 8940HX. Pada versi ini, GIGABYTE memasangkan prosesor tersebut dengan GeForce RTX 5070 Ti yang membawa memori grafis 16GB.

Perusahaan juga memberikan perhatian besar pada bagian layar. Panel OLED 16 inci menggunakan perbandingan sisi 16:10 dan menghasilkan resolusi 2.5K. Kecepatan penyegaran gambarnya mencapai 240Hz.

Kemampuan visual lainnya mencakup True HDR 1000 dan cakupan DCI-P3 sebesar 100 persen. Panel tersebut juga menawarkan waktu respons yang dapat mencapai 0,2 milidetik.

Spesifikasi itu menempatkan AORUS Master 16 Gen 2 sebagai perangkat untuk konsumen yang mengutamakan kemampuan tinggi, baik ketika bermain game maupun mengerjakan aktivitas komputasi yang membutuhkan sumber daya besar.

Bobot AERO X16 Berada di Bawah Dua Kilogram

Tenaga besar tidak selalu harus hadir dalam perangkat berbobot berat. Konsep tersebut terlihat pada AERO X16 yang memiliki berat kurang dari 1,9 kilogram.

Di balik bodinya, GIGABYTE menanamkan AMD Ryzen AI 7 350. Pengolahan grafis pada salah satu variannya menggunakan GeForce RTX 5070 Laptop GPU dengan VRAM 8GB. Alternatif lainnya memakai GeForce RTX 5060 8GB.

Kapasitas RAM mencapai 16GB dengan jenis DDR5 5600. Untuk menyimpan sistem, aplikasi, maupun data pengguna, tersedia SSD berkapasitas 1TB.

AERO X16 mempunyai panel 16 inci beresolusi 2560 x 1600 piksel. Refresh rate 165Hz melengkapi sektor tampilannya.

Dengan karakter tersebut, GIGABYTE mengarahkan AERO X16 kepada pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi tetapi sering membawa notebook untuk beraktivitas di berbagai tempat.

Gaming A16 Gunakan Dua Pilihan GPU

Pilihan berikutnya datang dari Gaming A16. Seri ini tidak mengejar konfigurasi setinggi AORUS, melainkan menawarkan perangkat yang lebih berorientasi pada kebutuhan gaming sehari-hari.

AMD Ryzen 7 260 menjadi prosesor pada salah satu modelnya. Untuk kartu grafis, tersedia GeForce RTX 5060 Laptop GPU dengan kapasitas VRAM 8GB dan Max TGP 80W.

Konsumen yang tidak membutuhkan konfigurasi tersebut dapat memilih versi GeForce RTX 5050 8GB.

GIGABYTE menyediakan RAM sebesar 16GB dan SSD 512GB pada perangkat ini. Sementara itu, layar WUXGA 16 inci mampu beroperasi dengan refresh rate hingga 165Hz.

Laptop gaming terbaru GIGABYTE di Indonesia

Lini baru notebook GIGABYTE yang rilis di Indonesia.

Eagle Menjadi Produk dengan Harga Paling Rendah

Dari empat keluarga yang diperkenalkan, Eagle memiliki harga paling terjangkau. Walaupun berada pada kategori awal, perangkat ini sudah menggunakan GPU NVIDIA GeForce RTX.

GIGABYTE memilih AMD Ryzen 5 7533HS untuk menjalankan pemrosesan utama. GeForce RTX 4050 menangani kebutuhan grafis dengan Max TGP 70W.

Panel 16 inci pada Eagle menawarkan refresh rate 165Hz. Cakupan warna layarnya mencapai 100 persen sRGB. Adapun berat keseluruhan notebook berada di bawah 2,2 kilogram.

Konfigurasi tersebut memberi pilihan bagi konsumen yang ingin menggunakan notebook gaming GIGABYTE tanpa langsung beralih ke seri dengan harga lebih tinggi.

GiMATE Jadi Penghubung Fitur Berbasis AI

Keempat seri memiliki satu teknologi yang sama, yaitu GiMATE. GIGABYTE mengembangkan sistem tersebut sebagai asisten berbasis AI yang bekerja secara lokal pada perangkat.

GiMATE berfungsi membantu pengguna mengakses dan mengendalikan sejumlah pengaturan notebook melalui satu sistem. Kemampuannya tidak dibuat identik untuk setiap perangkat. GIGABYTE masih mengoptimalkannya agar fungsi yang tersedia dapat mengikuti kemampuan hardware pada model yang digunakan.

Lokalisasi juga masuk dalam rencana pengembangan. Perusahaan sedang mempersiapkan penggunaan bahasa Indonesia sehingga konsumen Tanah Air nantinya dapat berinteraksi dengan GiMATE menggunakan bahasa lokal.

Selisih Harga Keempat Seri Cukup Lebar

AORUS Master 16 Gen 2 menjadi model termahal dengan banderol awal Rp52,1 juta. Program penjualan pada September 2026 menyertakan monitor OLED bernilai sekitar Rp7,24 juta sebagai bonus pembelian.

Di bawahnya terdapat AERO X16 yang dibuka pada harga Rp33,9 juta. GIGABYTE menyertakan akses Adobe Express Premium dengan nilai hingga Rp4 juta bagi konsumen yang memenuhi ketentuan program promosi.

Gaming A16 memiliki harga reguler Rp26,7 juta. Selama periode peluncuran, potongan 10 persen menurunkan harga perangkat tersebut menjadi Rp23,85 juta.

Eagle mendapatkan pengurangan harga lebih besar. Banderol normalnya berada di angka Rp23,1 juta, sedangkan diskon 20 persen membuat harga promonya turun menjadi Rp18,2 juta.

Perlindungan Perangkat Berlaku Dua Tahun

GIGABYTE tidak hanya mengandalkan penjualan perangkat untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia. Perusahaan menyediakan garansi pabrik selama dua tahun untuk notebook yang dipasarkan.

Perlindungan Accidental Damage Protection atau ADP juga berlaku selama dua tahun. Sementara itu, penanganan servis dapat dilakukan melalui delapan cabang pusat layanan Astrindo di Indonesia.

Untuk mendapatkan perangkat, konsumen dapat mendatangi jaringan dealer maupun peritel resmi yang menjadi mitra GIGABYTE. Kanal penjualan daring juga tersedia melalui toko resmi perusahaan di marketplace.

Kehadiran empat keluarga notebook tersebut memberikan rentang pilihan yang cukup luas. Eagle berada pada titik harga paling rendah, sedangkan Gaming A16 menawarkan peningkatan konfigurasi. AERO X16 menambahkan faktor mobilitas melalui bobot yang lebih ringan. Sementara bagi pengguna yang mengejar hardware paling tinggi dari jajaran ini, GIGABYTE menempatkan AORUS Master 16 Gen 2 sebagai produk teratas.