Persija Jakarta – mendapatkan hasil positif dalam pertandingan uji coba melawan Brisbane Roar. Bermain di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) malam WIB, Macan Kemayoran berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0.

Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara penting Persija menjelang kompetisi. Klub asal ibu kota itu sekaligus memperkenalkan skuad, jersey, serta jajaran sponsor mereka kepada publik. Kemenangan besar atas tim asal Australia pun menjadi penutup manis dari agenda tersebut.

Persija menunjukkan permainan agresif sejak pertandingan dimulai. Tim tuan rumah mampu memberikan tekanan kepada pertahanan Brisbane Roar dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, suasana di tribune JIS terlihat berbeda dibandingkan pertandingan Persija pada umumnya. Jumlah The Jakmania yang hadir terbilang minim karena adanya aksi boikot terkait kebijakan harga tiket.

Alexander Jeremejeff Buka Keunggulan Persija

Persija tidak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan. Peluang emas diperoleh pada menit ke-15 setelah Alexander Jeremejeff dilanggar pemain Brisbane Roar di dalam kotak penalti.

Wasit kemudian menunjuk titik putih. Jeremejeff mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa Persija unggul 1-0.

Gol tersebut membuat Macan Kemayoran semakin percaya diri dalam membangun serangan. Persija berusaha mengendalikan jalannya permainan sambil membatasi kesempatan Brisbane Roar untuk mengembangkan pola serangan.

Tim tamu mencoba memberikan perlawanan. Akan tetapi, lini pertahanan Persija mampu menjaga area berbahaya sehingga keunggulan satu gol tetap bertahan hingga pertandingan memasuki jeda.

Persija Semakin Dominan pada Babak Kedua

Selepas turun minum, Persija langsung meningkatkan intensitas permainan. Strategi tersebut membuahkan hasil ketika babak kedua baru berjalan tiga menit.

Kerim Memija berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-48. Pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu melepaskan bola yang melambung melewati penjaga gawang Brisbane Roar hingga bersarang ke dalam gawang.

Gol tersebut semakin memudahkan Persija mengontrol pertandingan. Sebaliknya, Brisbane Roar harus bekerja lebih keras karena tertinggal dua gol.

Jeremejeff kemudian kembali menjadi ancaman utama bagi pertahanan tim tamu. Pada menit ke-57, striker asal Swedia tersebut mencetak gol keduanya dalam pertandingan.

Brace Jeremejeff sekaligus membawa Persija menjauh dengan keunggulan 3-0. Performa penyerang berusia 32 tahun itu menjadi salah satu sorotan dalam kemenangan besar Macan Kemayoran.

Persija belum berhenti memberikan tekanan. Tim tuan rumah tetap bermain agresif untuk mencari tambahan gol meskipun sudah berada dalam posisi yang cukup nyaman.

Persija Jakarta menang 4-0 atas Brisbane Roar dalam laga uji coba di Jakarta International Stadium

Persija Jakarta melakukan launching tim, jersey, dan sponsor di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29-8-2026).

Kesalahan Brisbane Roar Lengkapi Kemenangan Persija

Gol keempat Persija tercipta melalui situasi yang kurang menguntungkan bagi Brisbane Roar. Penjaga gawang Dean Bouzanis melakukan kesalahan ketika berusaha menguasai bola di tengah tekanan pemain tuan rumah.

Rayhan Hannan memberikan tekanan ketat yang membuat Bouzanis kesulitan mengontrol bola secara sempurna. Situasi tersebut pada akhirnya berujung gol bunuh diri dan memperbesar keunggulan Persija menjadi 4-0.

Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil ini memberikan modal positif bagi Persija sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan tim menghadapi agenda kompetitif berikutnya.

Kemenangan juga menunjukkan efektivitas lini serang Macan Kemayoran. Empat gol yang tercipta datang melalui sejumlah situasi berbeda, mulai dari penalti, penyelesaian terbuka, hingga tekanan yang memaksa lawan melakukan kesalahan.

Boikot The Jakmania Pengaruhi Atmosfer di JIS

Di balik kemenangan besar tersebut, ada pemandangan berbeda di tribune Jakarta International Stadium. The Jakmania melakukan aksi boikot sehingga jumlah pendukung Persija yang datang tidak sebanyak biasanya.

Aksi tersebut berkaitan dengan keberatan terhadap kebijakan penyesuaian harga tiket. Sejumlah kategori tiket disebut mengalami kenaikan menjelang pertandingan.

Harga tiket pada salah satu kategori yang sebelumnya berada di angka Rp110 ribu dilaporkan berubah menjadi Rp130 ribu. Sementara itu, kategori lain yang sebelumnya dibanderol Rp130 ribu mengalami kenaikan menjadi Rp150 ribu.

Kebijakan tersebut kemudian mendapatkan respons dari kelompok pendukung Persija. Aksi boikot akhirnya memengaruhi tingkat kehadiran penonton dalam acara peluncuran tim sekaligus pertandingan menghadapi Brisbane Roar.

Berdasarkan pengumuman yang disampaikan announcer pertandingan di stadion, sebanyak 11.887 penonton tercatat hadir menyaksikan rangkaian acara tersebut secara langsung.

Jumlah itu membuat atmosfer JIS terasa berbeda, terlebih The Jakmania selama ini dikenal memiliki peran besar dalam memberikan dukungan kepada Macan Kemayoran.

Meski demikian, Persija tetap mampu menuntaskan pertandingan dengan performa meyakinkan. Kemenangan 4-0 atas Brisbane Roar menjadi hasil positif dalam rangkaian peluncuran tim, jersey, dan sponsor, sekaligus memberi gambaran awal mengenai kekuatan Macan Kemayoran menjelang pertandingan kompetitif berikutnya.