Daihatsu GIIAS 2026 – menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Melalui pameran otomotif yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memperkenalkan visi pengembangan kendaraan masa depan dengan menghadirkan berbagai model inovatif.
Secara keseluruhan, Daihatsu membawa 16 kendaraan ke ajang tahunan tersebut. Dari jumlah itu, empat model berasal dari kategori kei car, yaitu kendaraan berukuran kompak yang selama ini identik dengan pasar Jepang. Kehadiran empat kendaraan tersebut menjadi gambaran bagaimana Daihatsu mengembangkan mobil berukuran kecil yang tetap menawarkan fungsi, teknologi, dan efisiensi untuk kebutuhan mobilitas modern.
Mengusung tema Small But Capable, Daihatsu memperkenalkan tiga mobil konsep yang terdiri atas Midget X, K-Vision, dan K-OPEN. Selain itu, perusahaan juga memamerkan e-ATRAI, kendaraan listrik komersial yang telah lebih dulu di pasarkan di Jepang.
Masing-masing model memiliki karakter berbeda. Ada yang di rancang sebagai kendaraan listrik perkotaan, mobil hybrid, mobil sport kompak, hingga kendaraan niaga berbasis baterai. Melalui pendekatan tersebut, Daihatsu ingin menunjukkan bahwa kendaraan mungil tetap mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Midget X Hadir dengan Desain Kompak dan Kabin Unik
Salah satu kendaraan yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah Midget X. Mobil konsep berwarna Sol Blue tersebut mengusung sistem penggerak Battery Electric Vehicle (BEV) atau kendaraan listrik berbasis baterai.
Ukurannya bahkan lebih kecil di bandingkan kei car pada umumnya. Kendaraan ini memiliki panjang sekitar 2.200 mm, lebar 1.295 mm, dan tinggi 1.680 mm sehingga tampil sangat ringkas untuk digunakan di kawasan perkotaan dengan ruang parkir yang terbatas.
Keunikan Midget X tidak hanya terlihat dari dimensinya. Daihatsu juga merancang tata letak kabin dengan konfigurasi tiga penumpang menggunakan pola 1+2. Pengemudi di tempatkan di bagian tengah depan, sedangkan dua penumpang duduk berdampingan di belakang.
Konsep tersebut memberikan pandangan berkendara yang berbeda sekaligus memaksimalkan ruang di dalam kabin. Selain itu, pintu kendaraan di buat dengan bukaan ke depan sehingga proses keluar dan masuk kendaraan menjadi lebih praktis.
Midget X juga membawa nilai historis karena di kembangkan sebagai interpretasi modern dari Daihatsu Midget generasi pertama. Di Indonesia, kendaraan tersebut di kenal luas sebagai bemo yang pernah menjadi salah satu moda transportasi perkotaan pada era 1960-an.
K-Vision Andalkan Teknologi Hybrid Modern
Selain kendaraan listrik murni, Daihatsu turut memperlihatkan konsep hybrid melalui K-Vision. Mobil ini tampil dengan warna Vision Silver Mica dan menggunakan teknologi e-SMART HYBRID.
Sistem tersebut serupa dengan teknologi yang telah di gunakan pada Daihatsu Rocky Hybrid yang di pasarkan di Indonesia. Teknologi ini memanfaatkan motor listrik sebagai penggerak utama sehingga menghasilkan sensasi berkendara yang halus tanpa memerlukan pengisian daya dari sumber listrik eksternal.
K-Vision juga di bangun menggunakan platform terbaru yang di kembangkan Daihatsu. Selain menawarkan efisiensi, kendaraan ini memiliki kabin yang cukup lapang untuk ukuran mobil kompak.
Kemudahan akses menjadi salah satu perhatian utama dalam desainnya. Oleh karena itu, Daihatsu melengkapi kendaraan ini dengan pintu geser yang memudahkan penumpang saat keluar maupun masuk kendaraan.
Keunggulan lainnya adalah kemampuan kendaraan untuk menyuplai listrik ke berbagai perangkat elektronik. Fitur tersebut membuka peluang pemanfaatan mobil sebagai sumber daya listrik tambahan ketika di butuhkan dalam berbagai aktivitas.

Mobil konsep menghiasi booth Daihatsu di GIIAS 2026.
K-OPEN Tawarkan Sensasi Berkendara Mobil Sport Kompak
Bagi pecinta kendaraan sport, Daihatsu menghadirkan konsep K-OPEN yang tampil dengan warna Matador Red Pearl.
Mobil ini di kembangkan dari platform Daihatsu Copen dan tetap mempertahankan mesin berbahan bakar bensin atau Internal Combustion Engine (ICE). Dengan demikian, K-OPEN tetap menawarkan karakter berkendara khas mobil sport konvensional.
Kendaraan ini menggunakan konfigurasi Front-Engine Rear-Wheel Drive (FR) yang di kenal mampu menghadirkan pengendalian lebih baik serta pengalaman berkendara yang menyenangkan.
Dimensi bodinya memiliki panjang sekitar 3.395 mm dengan kapasitas dua penumpang. Kombinasi ukuran kompak dan sistem penggerak tersebut membuat K-OPEN di rancang agar tetap lincah saat di gunakan di berbagai kondisi jalan.
e-ATRAI Jadi Kendaraan Niaga Listrik Andalan Daihatsu
Daihatsu juga memperkenalkan e-ATRAI sebagai kendaraan listrik komersial yang telah di pasarkan di Jepang sejak Februari 2026.
Model ini menggunakan sistem Battery Electric Vehicle generasi terbaru bernama e-SMART ELECTRIC. Kendaraan tersebut di bekali baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 250 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Untuk mendukung efisiensi operasional, e-ATRAI telah mendukung pengisian cepat hingga 50 kW. Dengan teknologi tersebut, kapasitas baterai dapat terisi hingga sekitar 80 persen dalam waktu kurang lebih 50 menit.
Tidak hanya itu, kendaraan ini juga di lengkapi stop kontak AC 100 volt dengan kemampuan memasok daya hingga 1.500 watt. Fitur tersebut memungkinkan e-ATRAI di manfaatkan sebagai sumber listrik portabel untuk berbagai kebutuhan, termasuk mendukung aktivitas usaha maupun distribusi logistik last-mile.
Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Yasushi Kyoda, mengatakan bahwa perusahaan terus berupaya menghadirkan solusi mobilitas yang praktis, efisien, dan menyenangkan melalui inovasi kendaraan kompak. Menurutnya, kehadiran berbagai model tersebut di GIIAS 2026 di harapkan mampu memberikan inspirasi sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi para pengunjung.