Mitsubishi – Pasar SUV 7-seater berkembang sangat cepat karena banyak keluarga mencari kendaraan luas, nyaman, dan efisien. Wuling Exion PHEV hadir membawa teknologi plug-in hybrid yang langsung menarik perhatian konsumen. Wuling menempatkan model ini sebagai alternatif modern untuk SUV konvensional. Di sisi lain, Mitsubishi Destinator tetap mempertahankan pendekatan mesin turbo yang sudah di kenal kuat dan responsif. Kedua model ini bersaing langsung karena sama-sama menyasar konsumen yang menginginkan kombinasi kenyamanan kabin, performa, dan fitur lengkap.
Harga dan Strategi Penawaran Produk
Wuling menetapkan Exion PHEV pada rentang harga sekitar Rp 449 juta hingga Rp 499 juta untuk pasar Jakarta. Wuling menargetkan konsumen yang ingin masuk ke dunia elektrifikasi tanpa biaya terlalu tinggi. Strategi ini menempatkan Exion PHEV sebagai opsi menarik di tengah tren mobil ramah lingkungan.
Mitsubishi menghadirkan Destinator dengan rentang harga lebih fleksibel, mulai dari sekitar Rp 402 juta hingga Rp 527,5 juta. Mitsubishi menawarkan lebih banyak varian untuk menjangkau berbagai segmen konsumen. Konsumen bisa memilih tipe sesuai kebutuhan fitur dan anggaran, sehingga Destinator memiliki daya tarik lebih luas di pasar SUV keluarga.
Performa Mesin dan Karakter Berkendara
Mitsubishi Destinator mengandalkan mesin bensin 1.500 cc turbo 4B40 yang menghasilkan tenaga sekitar 160 tenaga kuda dan torsi 250 Nm pada putaran menengah 2.500–4.000 rpm. Mesin ini memberikan karakter akselerasi yang stabil dan kuat, terutama saat pengemudi melaju di jalan tol atau membawa beban penuh. Pengemudi juga merasakan respons mesin yang konsisten ketika melakukan overtaking.
Wuling Exion PHEV menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik yang menghasilkan kombinasi tenaga sekitar 105 tenaga kuda dari mesin bensin dan tambahan 195 tenaga kuda dari motor listrik. Torsi motor listrik mencapai 230 Nm yang langsung tersedia sejak awal akselerasi. Sistem ini menciptakan sensasi berkendara yang lebih halus sekaligus responsif pada kecepatan rendah. Wuling menonjolkan efisiensi dan dorongan instan dari motor listrik sebagai keunggulan utama.
Perbandingan ini menunjukkan dua karakter berbeda. Mitsubishi fokus pada kekuatan mesin turbo konvensional, sementara Wuling memaksimalkan integrasi tenaga listrik untuk meningkatkan efisiensi dan respons awal.

Mitsubishi Destinator Vs Wuling Eksion PHEV.
Konsumsi Bahan Bakar dalam Berbagai Kondisi
Mitsubishi Destinator menunjukkan konsumsi bahan bakar sekitar 13,4 km/l pada rute dalam kota dengan kondisi lalu lintas padat dan kecepatan rata-rata 28 km/jam. Saat pengemudi membawa mobil di jalan tol dengan kecepatan stabil sekitar 88 km/jam, efisiensi meningkat hingga sekitar 14,8 km/l. Angka ini menunjukkan karakter mesin turbo yang tetap seimbang antara performa dan efisiensi.
Wuling Exion PHEV mencatat konsumsi bahan bakar yang lebih hemat dalam berbagai kondisi perjalanan. Pada rute arteri seperti perjalanan antar kota, konsumsi bahan bakar mencapai sekitar 19,8 hingga 20,3 km/l. Saat mobil melaju stabil di jalan tol dengan kecepatan sekitar 85 km/jam, efisiensi meningkat hingga sekitar 24 km/l. Motor listrik berperan besar dalam menekan konsumsi bensin, terutama pada kondisi stop and go di perkotaan.
Perbedaan ini memperlihatkan keunggulan teknologi hybrid yang Wuling gunakan untuk menekan penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.
Jarak Tempuh Mode Listrik
Wuling Exion PHEV menawarkan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik penuh hingga sekitar 125 kilometer. Pengemudi dapat memanfaatkan mode ini untuk aktivitas harian di dalam kota tanpa mengandalkan mesin bensin. Fitur ini membantu mengurangi biaya operasional sekaligus menekan emisi kendaraan secara signifikan. Wuling memposisikan kemampuan ini sebagai nilai tambah utama bagi pengguna urban yang sering menempuh perjalanan pendek.
Kesimpulan: Dua Filosofi Berbeda dalam Satu Segmen
Wuling Exion PHEV dan Mitsubishi Destinator menawarkan pendekatan yang sangat berbeda dalam segmen SUV 7-seater. Mitsubishi menekankan kekuatan mesin turbo yang sudah terbukti andal untuk berbagai kondisi jalan. Wuling membawa pendekatan baru dengan sistem plug-in hybrid yang menggabungkan efisiensi tinggi dan performa motor listrik.
Konsumen dapat memilih Destinator jika menginginkan karakter SUV konvensional dengan tenaga stabil dan pilihan varian luas. Sebaliknya, Exion PHEV cocok untuk pengguna yang ingin menghemat bahan bakar, menikmati teknologi elektrifikasi, dan mengurangi ketergantungan pada bensin dalam penggunaan harian.