Liga Italia musim 2025/2026 kembali menyuguhkan persaingan sengit pada pekan ke-18 yang digelar pada akhir pekan pertama Januari 2026. Sebanyak lima pertandingan Serie A berlangsung dan memberikan pengaruh signifikan terhadap dinamika klasemen, baik di papan atas maupun papan tengah. Hasil-hasil yang tercipta menunjukkan bahwa konsistensi masih menjadi tantangan utama bagi banyak tim.
Beberapa klub unggulan gagal memaksimalkan peluang, sementara tim-tim lain berhasil mencuri poin penting. Kondisi ini membuat persaingan menuju paruh kedua musim tetap terbuka dan sulit di prediksi.
Juventus Gagal Maksimalkan Keunggulan Kandang
Juventus harus puas berbagi poin setelah di tahan Lecce dengan skor 1-1 di Allianz Stadium pada Minggu (4/1/2026) dini hari WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Juventus sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan.
Namun dominasi tersebut belum mampu langsung di konversi menjadi gol. Lecce justru berhasil unggul lebih dahulu melalui gol Lameck Banda pada menit ke-45+2, memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Gol tersebut membuat Juventus berada dalam tekanan psikologis saat memasuki babak kedua.
Juventus merespons cepat setelah jeda. Weston McKennie mencetak gol penyeimbang pada menit ke-49 dan menghidupkan kembali harapan untuk meraih kemenangan. Sayangnya, kegagalan penalti bergaya Panenka yang di lakukan Jonathan David membuat momentum Juventus terhenti. Hingga pertandingan berakhir, skor tidak berubah dan hasil ini membuat Juventus kehilangan poin krusial dalam persaingan papan atas.
Atalanta Menang Tipis atas AS Roma di Bergamo
Di laga lain, Atalanta sukses mengamankan kemenangan penting dengan menundukkan AS Roma 1-0 di Bergamo. Gol cepat Giorgio Scalvini pada menit ke-12 menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh intensitas.
Pertandingan ini memiliki nuansa emosional tersendiri karena menjadi momen kembalinya Gian Piero Gasperini menghadapi mantan timnya. Meski demikian, Atalanta mampu tampil efektif dan disiplin dalam menjaga keunggulan hingga akhir laga.
Roma sendiri datang dengan kondisi skuad yang kurang ideal akibat cedera dan kewajiban tugas internasional beberapa pemain kunci. Keterbatasan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Atalanta untuk mengontrol jalannya pertandingan dan mengamankan tiga poin berharga di Liga Italia.

Pemain Juventus, Lloyd Kelly (kiri), berduel dengan pemain Lecce, Jamil Siebert, pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Lecce di Turin, Italia, Sabtu, 3 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP.
Como Amankan Tiga Poin Penting di Kandang
Como mencatatkan hasil positif saat menjamu Udinese. Bermain di hadapan publik sendiri, Como menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Lucas Da Cunha dari titik penalti pada menit ke-18.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Como dalam upaya menjaga posisi di papan tengah. Selain memperbaiki kepercayaan diri tim, tiga poin tersebut juga memperlihatkan bahwa Como mampu bersaing dengan klub-klub yang memiliki pengalaman lebih panjang di Serie A.
Sassuolo dan Parma Berbagi Angka
Pertandingan antara Sassuolo dan Parma berakhir dengan skor imbang 1-1. Duel berlangsung terbuka sejak menit awal dengan tempo permainan yang cukup tinggi.
Sassuolo unggul lebih dulu melalui gol Kristian Thorstvedt pada menit ke-12. Namun Parma mampu merespons dengan cepat lewat gol Mateo Pellegrino di menit ke-24. Setelah itu, kedua tim saling menekan, tetapi tidak ada gol tambahan hingga laga usai.
Genoa Gagal Pertahankan Keunggulan atas Pisa
Hasil imbang juga terjadi dalam laga antara Genoa dan Pisa. Genoa sempat unggul lebih dahulu melalui gol Lorenzo Colombo pada menit ke-15, namun Pisa berhasil menyamakan kedudukan lewat Mehdi Leris di menit ke-38.
Kegagalan Genoa mempertahankan keunggulan menunjukkan masih adanya masalah konsistensi, terutama dalam menjaga fokus permainan. Sementara itu, Pisa patut diapresiasi atas daya juang mereka yang mampu mencuri satu poin dari laga tandang.
Persaingan Klasemen Serie A Semakin Ketat
Rangkaian hasil pada pekan ke-18 ini menegaskan bahwa jarak kualitas antartim di Liga Italia musim 2025/2026 semakin tipis. Tidak ada pertandingan yang bisa dianggap mudah, baik bagi tim papan atas maupun papan tengah.
Dengan kompetisi yang masih panjang, setiap poin menjadi sangat berharga. Konsistensi, kedalaman skuad, serta efektivitas penyelesaian akhir akan menjadi faktor penentu bagi klub-klub yang ingin bersaing di papan atas Serie A hingga akhir musim.
📊 Klasemen Serie A 2025/2026 (Update Terbaru)
| Pos | Tim | P | W | D | L | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | AC Milan | 17 | 11 | 5 | 1 | 38 |
| 2 | Inter Milan | 16 | 12 | 0 | 4 | 36 |
| 3 | Napoli | 16 | 11 | 1 | 4 | 34 |
| 4 | AS Roma | 17 | 11 | 0 | 6 | 33 |
| 5 | Juventus | 17 | 9 | 5 | 3 | 32 |
| 6 | Como | 16 | 7 | 6 | 3 | 27 |
| 7 | Bologna | 16 | 7 | 5 | 4 | 26 |
| 8 | Lazio | 17 | 6 | 6 | 5 | 24 |
| 9 | Sassuolo | 17 | 6 | 4 | 7 | 22 |