Peningkatan mobilitas masyarakat setelah masa libur panjang kerap menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah kawasan wisata. Salah satunya jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat. Jalur ini di kenal sebagai destinasi favorit wisatawan dari wilayah Jabodetabek, sehingga pada momen arus balik sering kali mengalami lonjakan volume kendaraan. Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan, pihak kepolisian menerapkan langkah strategis berupa rekayasa lalu lintas.

Pada Minggu siang, Kepolisian Resor Bogor melalui Satuan Lalu Lintas mengambil kebijakan dengan memberlakukan sistem satu arah atau one way dari arah Puncak menuju Jakarta. Langkah ini di lakukan sebagai respons terhadap dominasi kendaraan yang kembali ke ibu kota setelah menghabiskan waktu liburan di kawasan Puncak dan sekitarnya.

Kondisi Arus Lalu Lintas Jalan Raya Puncak

Berdasarkan pemantauan lapangan pada siang hari, arus kendaraan di Jalan Raya Puncak terpantau ramai namun tetap bergerak lancar. Sistem one way di fokuskan untuk kendaraan yang mengarah ke Jakarta, mengingat volume arus balik di nilai lebih tinggi di bandingkan arus kendaraan yang menuju kawasan wisata.

Sementara itu, kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak untuk sementara di hentikan. Penyekatan di lakukan di beberapa titik strategis, antara lain di sekitar Kilometer 46 Tol Jagorawi dan jalur arteri Ciawi menuju Simpang Gadog. Penutupan sementara ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pertemuan arus kendaraan yang dapat memicu kepadatan dan mengganggu efektivitas sistem satu arah.

Puncak Bogor

Kondisi one way arah Jakarta di Jalan Raya Puncak, Bogor.

Strategi Kepolisian dalam Mengelola Arus Balik

Menurut keterangan petugas kepolisian, penerapan sistem one way bersifat situasional dan di sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Artinya, kebijakan ini tidak di terapkan secara permanen, melainkan berdasarkan analisis volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas yang terjadi secara real time.

Hari tersebut di prediksi sebagai puncak arus balik wisatawan dari kawasan Puncak, Bogor, dan Cianjur. Mayoritas kendaraan yang melintas di dominasi oleh wisatawan yang kembali ke Jakarta untuk bersiap menjalani aktivitas kerja dan sekolah pada hari berikutnya. Oleh karena itu, pengaturan lalu lintas di fokuskan untuk mempercepat pergerakan kendaraan ke arah bawah.

Penurunan Okupansi Hotel sebagai Indikator Arus Balik

Salah satu indikator kuat terjadinya arus balik adalah menurunnya tingkat hunian hotel di kawasan Puncak. Data menunjukkan bahwa okupansi hotel hanya berada di kisaran 28 hingga 30 persen. Angka ini mengindikasikan bahwa sebagian besar wisatawan telah meninggalkan kawasan tersebut dan memilih kembali ke daerah asal, khususnya Jakarta dan sekitarnya.

Penurunan tingkat hunian tersebut menjadi dasar pertimbangan kepolisian dalam mengambil keputusan rekayasa lalu lintas. Dengan asumsi bahwa arus kendaraan akan didominasi oleh arah turun, sistem one way di nilai sebagai solusi paling efektif untuk mencegah kemacetan berkepanjangan.

Dampak Penerapan One Way terhadap Kelancaran Lalu Lintas

Penerapan sistem satu arah terbukti mampu menjaga kelancaran lalu lintas dan meminimalkan potensi penumpukan kendaraan. Pengguna jalan dapat melintas dengan waktu tempuh yang lebih terprediksi. Sementara petugas di lapangan lebih mudah mengendalikan arus kendaraan.

Selain itu, kebijakan ini juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara. Karena risiko kemacetan parah dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Koordinasi antara petugas di titik penyekatan dan pengaturan jalur utama menjadi faktor penting dalam keberhasilan rekayasa lalu lintas tersebut.

Kesimpulan

Rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di Jalan Raya Puncak. Merupakan langkah strategis Kepolisian Resor Bogor dalam menghadapi puncak arus balik wisatawan. Kebijakan ini diterapkan secara fleksibel dan berbasis kondisi lapangan. Sehingga dengan tujuan utama menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan menurunnya okupansi hotel dan dominasi kendaraan menuju Jakarta. Sehingga sistem satu arah menjadi solusi efektif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Puncak.