Percobaan Pembakaran Toko Emas – Sebuah insiden serius terjadi di kawasan pusat pertokoan emas Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pada Kamis siang, seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun melakukan percobaan pembakaran terhadap salah satu toko emas yang cukup ramai di kunjungi masyarakat. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 WITA dan sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pengunjung maupun pedagang sekitar.
Peristiwa ini bermula ketika pelaku datang seorang diri ke toko emas dengan berpura-pura sebagai pembeli. Ia masuk ke dalam toko layaknya pelanggan biasa dan di layani oleh karyawan tanpa menimbulkan kecurigaan. Kondisi toko saat itu di laporkan cukup padat karena jam operasional siang hari memang menjadi waktu favorit masyarakat untuk berbelanja perhiasan.
Modus Pelaku dalam Melancarkan Aksi Kejahatan
Setelah berada di dalam toko, pelaku mulai memilih dan memilah sejumlah perhiasan emas yang di pajang di etalase. Ia bahkan sempat memasukkan beberapa perhiasan tersebut ke dalam kantong dengan dalih ingin memperlihatkan pilihan emas kepada suaminya melalui foto. Modus ini di lakukan agar karyawan tidak curiga terhadap gerak-geriknya.
Namun situasi berubah drastis ketika pelaku secara tiba-tiba mengeluarkan botol air mineral yang ternyata berisi bahan bakar minyak. Tanpa banyak bicara, cairan tersebut langsung di siramkan ke area etalase emas dan di sulut menggunakan korek api yang telah di persiapkan sebelumnya. Api dengan cepat menyala dan membesar, memicu kepanikan di dalam toko.
Kepanikan Pengunjung dan Upaya Pelarian Pelaku
Api yang muncul secara mendadak membuat karyawan dan pengunjung toko panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Dalam kondisi kacau tersebut, pelaku memanfaatkan situasi untuk melarikan diri sambil membawa kantong berisi perhiasan emas yang telah di kumpulkan. Strategi ini di duga sengaja di lakukan untuk mengalihkan perhatian agar aksi pencurian dapat berjalan mulus.
Meski demikian, upaya pelarian pelaku tidak berlangsung lama. Pemilik toko bersama karyawan segera menyadari aksi tersebut dan langsung melakukan pengejaran. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu turut membantu hingga akhirnya pelaku berhasil di amankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

Polisi berjaga di depan toko emas di Jalan Somba Opu, Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel.
Dugaan Motif dan Kerugian Materiil
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, motif utama pelaku adalah pencurian emas dengan cara menciptakan kekacauan melalui kebakaran. Aksi pembakaran tersebut bukan bertujuan merusak toko semata, melainkan sebagai modus untuk membuat situasi tidak terkendali sehingga pelaku dapat membawa kabur emas tanpa perlawanan.
Dari hasil pendataan sementara pihak toko, nilai perhiasan emas yang sempat di bawa pelaku di perkirakan mencapai kurang lebih Rp2 miliar. Perhiasan tersebut terdiri dari berbagai jenis dan ukuran, termasuk emas dengan berat mencapai hampir 100 gram per item. Beruntung, seluruh barang berhasil di amankan kembali setelah pelaku tertangkap.
Penanganan Aparat dan Proses Hukum
Api yang sempat membakar sebagian area toko berhasil di padamkan sebelum merambat lebih luas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun kerugian materiil dan trauma psikologis bagi karyawan serta pengunjung tidak dapat di hindari. Aparat kepolisian segera melakukan pengamanan lokasi untuk mencegah gangguan lanjutan dan mengumpulkan barang bukti.
Pelaku saat ini telah di amankan di kantor kepolisian setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum akan di lakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengingat perbuatan tersebut tidak hanya merupakan tindak pencurian, tetapi juga membahayakan keselamatan publik karena melibatkan unsur pembakaran.
Implikasi Keamanan di Pusat Pertokoan
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi pengelola pusat pertokoan emas dan usaha sejenis untuk meningkatkan sistem keamanan. Pemeriksaan pengunjung, pengawasan melalui kamera pengintai, serta kewaspadaan karyawan terhadap perilaku mencurigakan menjadi aspek penting dalam mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Selain itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terbukti sangat membantu. Respons cepat warga sekitar menjadi faktor kunci dalam menggagalkan aksi kejahatan yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.