Leo Rolly Carnando – Wakil Indonesia di sektor ganda putra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, harus mengakhiri perjalanan mereka di Orleans Masters 2026 setelah kalah dari pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dengan skor 19-21, 10-21. Pertandingan semifinal ini berlangsung di Court 1, Palais des Sports, Orleans, pada Sabtu (21/3/2026).
Gim Pertama: Pertarungan Sengit
Pada awal gim pertama, Leo/Bagas kesulitan menghadapi tekanan lawan. Mereka tertinggal 7-11 saat interval, namun berhasil bangkit dan menyamakan skor menjadi 12-12. Pertandingan berlangsung ketat dengan pertukaran poin yang seru hingga skor 17-17.
Meskipun sempat mengimbangi permainan, konsistensi Hu/Lin membuat pasangan Indonesia gagal memimpin. Kesalahan-kesalahan kecil dari Leo/Bagas di manfaatkan lawan, sehingga gim pertama akhirnya di menangkan Hu/Lin 21-19.
Gim Kedua: Dominasi Lawan
Memasuki gim kedua, performa Leo/Bagas menurun drastis. Mereka tertinggal 6-11 di interval dan kesulitan mengejar ketertinggalan. Hu/Lin mampu mempertahankan ritme permainan, menutup gim kedua dengan skor meyakinkan 21-10.
Dengan hasil ini, Leo/Bagas resmi tersingkir dari semifinal, menandai habisnya wakil Indonesia di sektor ganda putra Orleans Masters 2026.

Foto: dok. PBSI.
Ganda Putri Indonesia Juga Gagal Melaju
Sebelumnya, wakil Indonesia di sektor ganda putri juga gagal melaju ke final. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kalah dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21, 20-22. Kekalahan ini membuat kontingen Indonesia tidak memiliki wakil di final turnamen ini.
Pelajaran dari Kekalahan
Kegagalan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi bulu tangkis Indonesia, terutama di sektor ganda. Kekalahan dari Hu/Lin dan Nakade/Takahashi menunjukkan perlunya peningkatan konsistensi, kesiapan mental, dan strategi menghadapi poin-poin krusial.
Leo/Bagas sendiri menunjukkan semangat juang tinggi, terutama di gim pertama. Namun, tekanan pada poin penting membuat mereka sulit mempertahankan performa hingga akhir. Evaluasi ini menjadi masukan penting bagi pelatih dan pemain untuk persiapan turnamen internasional berikutnya.
Harapan dan Strategi ke Depan
Meskipun hasil Orleans Masters 2026 mengecewakan, pengalaman yang diperoleh tetap sangat berharga. Setiap pertandingan internasional memberi wawasan tentang persaingan di level dunia dan strategi menghadapi lawan yang bermain konsisten.
Ke depan, pembinaan ganda putra dan putri perlu di fokuskan pada penguatan fisik, mental, dan taktik. Dengan persiapan matang, para pemain muda Indonesia berpeluang bangkit di turnamen internasional berikutnya dan kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.