Barcelona Atletico Madrid – Barcelona harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang Copa del Rey musim 2026 setelah gagal menembus partai final. Walaupun berhasil meraih kemenangan pada leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid, hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan telak di leg pertama. Laga yang berlangsung di Stadion Camp Nou ini menyajikan pertandingan sengit dengan dominasi permainan dari tim tuan rumah.
Barcelona datang ke pertandingan dengan misi berat, yaitu mengejar defisit empat gol yang mereka alami pada leg pertama di Stadion Metropolitano. Dengan dukungan penuh dari para suporter di kandang sendiri, skuad asuhan Hansi Flick mencoba tampil agresif sejak menit awal demi membuka peluang melakukan comeback yang sebelumnya sering menjadi ciri khas klub asal Catalan tersebut.
Barcelona Tampil Menekan Sejak Awal Pertandingan
Sejak peluit awal di bunyikan, Barcelona langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim tuan rumah berusaha menekan lini pertahanan Atletico Madrid melalui permainan cepat dan penguasaan bola yang dominan. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-29 ketika Marc Bernal berhasil mencetak gol pembuka bagi Barcelona.
Gol tersebut tercipta melalui situasi bola mati. Setelah menerima umpan dari Lamine Yamal di tiang jauh usai skema sepak pojok pendek, Bernal mampu memanfaatkan ruang yang ada dan menuntaskan peluang dari jarak dekat. Gol ini memberikan semangat baru bagi Barcelona yang masih membutuhkan beberapa gol tambahan untuk mengejar agregat.
Menjelang akhir babak pertama, Barcelona kembali mendapatkan peluang emas. Pedri di jatuhkan oleh pemain bertahan Atletico Madrid di dalam kotak penalti, sehingga wasit menunjuk titik putih. Raphinha yang di percaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan berhasil menggandakan keunggulan Barcelona. Gol tersebut membuat skor menjadi 2-0 hingga turun minum dan memperkecil selisih agregat.
Namun, Barcelona juga menerima kabar kurang baik pada babak pertama. Bek Jules Kounde harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat mengalami cedera setelah pertandingan baru berjalan sekitar 13 menit. Ia kemudian digantikan oleh Alejandro Balde.

Gelandang Barcelona Marc Bernal merayakan gol ketiga timnya pada laga leg kedua semifinal Copa del Rey antara FC Barcelona dan Atletico Madrid di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 3 Maret 2026.
Dominasi Barcelona Berlanjut di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Barcelona tetap mempertahankan tekanan terhadap Atletico Madrid. Penguasaan bola, jumlah operan, serta peluang yang tercipta lebih banyak di miliki oleh tim tuan rumah. Atletico Madrid lebih banyak bertahan dan mencoba memanfaatkan serangan balik.
Kiper Atletico Madrid, Juan Musso, menjadi salah satu pemain yang cukup sibuk pada fase ini. Pada menit ke-55, ia melakukan tiga penyelamatan penting secara beruntun yang menggagalkan peluang Barcelona untuk menambah keunggulan.
Upaya Barcelona akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-72. Marc Bernal mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut setelah memanfaatkan umpan silang dari Joao Cancelo. Bernal yang berdiri tanpa penjagaan di tiang jauh mampu menyelesaikan peluang dengan baik dan membuat skor menjadi 3-0.
Gol tersebut membuat harapan Barcelona untuk melakukan comeback semakin terbuka. Namun secara agregat mereka masih tertinggal satu gol dari Atletico Madrid.
Atletico Madrid Menguatkan Pertahanan
Melihat tekanan besar yang di berikan Barcelona, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengambil langkah taktis dengan memperkuat lini pertahanan. Ia memasukkan Jose Gimenez dan menambah jumlah pemain bertahan sehingga timnya bermain dengan formasi yang lebih defensif pada sisa pertandingan.
Strategi tersebut membuat Barcelona kesulitan menembus pertahanan rapat Atletico Madrid. Meski terus menekan hingga menit-menit akhir pertandingan, Barcelona tidak mampu mencetak gol tambahan yang mereka butuhkan untuk menyamakan agregat.
Pada menit ke-89, Marc Bernal hampir saja mencetak hattrick yang dapat menyelamatkan timnya. Namun tendangan gelandang muda tersebut masih melambung di atas mistar gawang. Kesempatan terakhir juga di miliki oleh Lamine Yamal pada masa injury time, tetapi tembakannya masih melebar dari sasaran.
Barcelona Menang, Namun Atletico Madrid Lolos ke Final
Pertandingan akhirnya berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Barcelona. Meskipun berhasil memenangkan leg kedua, hasil tersebut belum cukup untuk mengubah nasib mereka di semifinal. Kekalahan 0-4 pada leg pertama membuat Barcelona tersingkir dengan agregat 3-4.
Sementara itu, Atletico Madrid berhasil memastikan satu tempat di babak final Copa del Rey. Keberhasilan ini menjadi bukti efektivitas strategi bertahan yang di terapkan oleh Diego Simeone ketika menghadapi tekanan besar dari Barcelona di Camp Nou.
Bagi Barcelona, pertandingan ini menunjukkan semangat juang yang tinggi meskipun akhirnya harus menerima kenyataan gagal melaju ke final. Performa beberapa pemain muda seperti Marc Bernal dan Lamine Yamal juga memberikan harapan bagi masa depan klub dalam menghadapi kompetisi musim berikutnya.