Asus Indonesia mengumumkan pembaruan signifikan terhadap standar kualitas perangkat serta sistem layanan purnajual untuk lini laptop konsumennya. Kebijakan ini akan mulai di terapkan pada 2026 dan mencakup berbagai seri unggulan seperti Zenbook, Vivobook, ProArt, hingga lini gaming ROG dan TUF Gaming. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan perangkat yang lebih tangguh sekaligus memberikan perlindungan jangka panjang kepada pengguna.
Peningkatan ini tidak hanya menitikberatkan pada performa dan desain, tetapi juga pada aspek ketahanan fisik serta perluasan cakupan garansi internasional dan perlindungan terhadap kerusakan tidak di sengaja.
Laptop Asus Penuhi Standar Militer MIL-STD 810H
ASUS memastikan bahwa seluruh jajaran laptop terbarunya telah memenuhi sertifikasi standar militer US Military Grade MIL-STD 810H yang di keluarkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Sertifikasi ini di kenal sebagai indikator ketahanan perangkat terhadap berbagai kondisi lingkungan ekstrem.
Untuk memperoleh sertifikasi tersebut, perangkat harus melewati serangkaian pengujian ketat. Asus menyebutkan bahwa pihaknya menerapkan hingga 26 prosedur uji ketahanan, di antaranya:
-
Uji guncangan hingga 40G serta pengujian jatuh berulang dari ketinggian 80 cm
-
Uji getaran pada frekuensi 5–500Hz selama 60 menit
-
Uji suhu tinggi hingga 71°C untuk memastikan stabilitas rangka dan keamanan baterai
-
Uji suhu rendah antara -25°C hingga -33°C selama tujuh hari
-
Uji tekanan guna menjaga kekuatan layar dan struktur bodi
-
Uji ketahanan keyboard terhadap tumpahan cairan untuk melindungi komponen internal
Pengujian ini berlaku untuk seluruh lini, baik seri produktivitas seperti Zenbook dan Vivobook maupun laptop gaming ROG dan TUF Gaming.
Demonstrasi Ketahanan untuk Membuktikan Kualitas
Sebagai bagian dari transparansi kepada publik, Asus mengadakan sesi demonstrasi uji ketahanan yang memperlihatkan bagaimana perangkat mampu bertahan dalam kondisi ekstrem. Dalam simulasi tersebut, laptop di uji dengan berbagai perlakuan, termasuk penekanan beban pada bodi serta simulasi tumpahan cairan pada area keyboard.
Demonstrasi ini di rancang untuk menunjukkan bahwa perangkat tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga terbukti mampu menghadapi risiko penggunaan sehari-hari. Pendekatan tersebut memperkuat komitmen Asus dalam menyediakan perangkat yang dapat di andalkan dalam jangka panjang.

Asus Zenbook Duo diuji di suhu dingin ekstrem.
Garansi Internasional dan Accidental Damage Protection Hingga Tiga Tahun
Selain meningkatkan standar fisik, Asus juga memperbarui kebijakan layanan purnajualnya. Untuk seri premium seperti Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, Vivobook Pro, dan ProArt, kini tersedia garansi internasional selama tiga tahun serta perlindungan Accidental Damage Protection (ADP) hingga tiga tahun.
Sebelumnya, perlindungan ADP hanya berlaku selama satu tahun. Dengan pembaruan ini, pengguna mendapatkan perlindungan menyeluruh terhadap kerusakan akibat kelalaian, termasuk layar retak atau kerusakan karena cairan. Program ini memberikan biaya klaim Rp 0 sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, lini ROG, TUF Gaming, Asus Gaming, serta Vivobook Classic dan Vivobook Go memperoleh garansi internasional dua tahun beserta ADP selama dua tahun.
Layanan On-Site Service dan Jaringan Servis Nasional
Untuk kategori desktop gaming dan perangkat All-in-One (AiO), Asus menghadirkan layanan On-Site Service. Melalui layanan ini, teknisi akan datang langsung ke lokasi pelanggan tanpa perlu membawa perangkat ke pusat servis. Sehingga proses perbaikan menjadi lebih praktis dan efisien.
Perusahaan juga menyebutkan telah memiliki 141 titik layanan resmi di seluruh Indonesia serta dukungan garansi internasional di 113 negara. Seluruh proses perbaikan dilakukan oleh teknisi bersertifikasi dengan penggunaan suku cadang asli untuk menjaga kualitas perangkat.
Fasilitas Premium untuk Seri High-End
Bagi pengguna seri kelas atas seperti ROG, Zenbook, dan ProArt, Asus menyediakan layanan tambahan berupa pengiriman dua arah gratis, prioritas antrean perbaikan (FastLane). Serta layanan pembersihan profesional yang di kenal sebagai “Laptop Spa”. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih eksklusif dan nyaman.
Strategi Memperkuat Posisi di Pasar Laptop Indonesia
Berdasarkan data internal perusahaan, Asus menguasai lebih dari 30% pangsa pasar laptop Indonesia pada 2025 dan mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar consumer laptop selama lebih dari sepuluh tahun. Melalui peningkatan standar militer, perpanjangan garansi internasional, serta perlindungan ADP yang lebih lama. Asus berupaya memperkuat loyalitas pelanggan sekaligus menjaga daya saing di industri laptop nasional.
Dengan kombinasi ketahanan berstandar militer dan layanan purnajual komprehensif. Asus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perangkat yang tangguh, aman, dan siap mendukung produktivitas pengguna dalam berbagai kondisi.