Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memiliki beragam potensi wisata berbasis alam yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Salah satu destinasi yang mulai mendapat perhatian adalah Wisata Air Gumbang Ganang. Destinasi ini terletak di Desa Obel-obel, Kecamatan Sambelia, dan menawarkan panorama alam berupa danau alami yang di kelilingi kawasan hutan serta perbukitan hijau. Keberadaan pepohonan besar yang telah berusia puluhan tahun menciptakan suasana sejuk, tenang, dan alami bagi para pengunjung.

Akses menuju lokasi wisata dari pusat Kota Selong membutuhkan waktu perjalanan sekitar dua jam. Sepanjang perjalanan, wisatawan di suguhi pemandangan persawahan milik warga yang menjadi bagian dari daya tarik visual sebelum tiba di kawasan wisata. Kondisi ini menjadikan Gumbang Ganang sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan tujuan akhir, tetapi juga pengalaman perjalanan yang bernilai estetis.

Daya Tarik Alam dan Kelestarian Lingkungan

Danau Gumbang Ganang merupakan elemen utama yang menjadi pusat perhatian wisatawan. Keasrian danau tetap terjaga karena pengelola memilih untuk tidak melakukan perubahan besar terhadap kondisi alam di sekitarnya. Upaya pengembangan di lakukan secara minimalis dengan menambahkan fasilitas pendukung berupa spot foto yang menyatu dengan lingkungan sekitar.

Pepohonan rindang yang tumbuh di sekeliling danau berfungsi sebagai peneduh alami sekaligus menjadi ciri khas kawasan ini. Keberadaan pohon-pohon purba tersebut tidak hanya memberikan nilai estetika, tetapi juga mencerminkan komitmen pengelola dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Pendekatan pengelolaan berbasis konservasi ini menjadi nilai penting dalam pengembangan wisata berkelanjutan.

Wisata Air Gumbang Ganang

Suasana wisata air Gumbang Ganang, Desa Obel-obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB.

Pola Kunjungan Wisatawan

Tingkat kunjungan ke Wisata Gumbang Ganang cenderung meningkat pada akhir pekan dan masa libur sekolah. Pada hari-hari tersebut, kawasan wisata di penuhi oleh wisatawan lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Sementara itu, pada hari kerja jumlah pengunjung relatif lebih sedikit, namun aktivitas wisata tetap berlangsung.

Menariknya, destinasi ini juga berhasil menarik minat wisatawan mancanegara. Sebagian wisatawan asing bahkan memilih untuk menginap di rumah warga sekitar dan terlibat langsung dalam aktivitas keseharian masyarakat desa. Interaksi ini memberikan dampak positif terhadap pertukaran budaya serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui konsep wisata berbasis komunitas.

Aksesibilitas dan Biaya Wisata

Wisata Gumbang Ganang di kenal sebagai destinasi yang ramah bagi berbagai kalangan karena biaya masuk yang relatif terjangkau. Pengunjung hanya di kenakan tiket masuk dengan nominal rendah yang sudah mencakup biaya parkir. Selain itu, tersedia beberapa wahana rekreasi air dan hiburan keluarga dengan tarif bervariasi sesuai jenis wahana dan kategori usia.

Ketersediaan wahana seperti perahu dan kereta mini menjadi pelengkap aktivitas wisata, khususnya bagi keluarga yang berkunjung bersama anak-anak. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan wisata tidak hanya berfokus pada keindahan alam, tetapi juga pada kenyamanan dan kepuasan pengunjung.

Peran Masyarakat dan Pemerintah Desa

Pengembangan Wisata Gumbang Ganang tidak terlepas dari peran aktif pemuda desa yang berinisiatif menggali potensi lokal. Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi langkah awal dalam pengelolaan destinasi secara terorganisir. Pokdarwis kemudian melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk membangun kesadaran bersama mengenai manfaat ekonomi dan sosial dari sektor pariwisata.

Pemerintah Desa Obel-obel turut mendukung pengembangan wisata ini melalui musyawarah bersama Badan Permusyawaratan Desa dan lembaga desa lainnya. Salah satu langkah strategis yang di lakukan adalah pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata yang sebelumnya melewati area persawahan milik warga. Melalui pendekatan persuasif, masyarakat akhirnya memberikan izin karena melihat peluang peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Kontribusi terhadap Perekonomian Desa

Pengelolaan Wisata Gumbang Ganang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Obel-obel. Dukungan pendanaan dari Dana Desa di manfaatkan untuk pengembangan fasilitas dan pengelolaan operasional. Keberadaan destinasi wisata ini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) setiap tahunnya.

Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengembangkan Wisata Gumbang Ganang sebagai aset desa yang berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang berbasis masyarakat dan berorientasi pada pelestarian lingkungan, destinasi ini di harapkan mampu menjadi contoh pengembangan wisata desa yang berdaya saing dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat lokal.