Denza Z9 GT versi terbaru kembali menjadi sorotan setelah muncul dalam pengajuan regulasi terbaru di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok. Pengajuan ini mengungkap sejumlah pembaruan penting, terutama pada sektor powertrain. Yang mencakup varian listrik murni serta plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Kehadiran data ini menandakan langkah lanjutan Denza dalam memperkuat posisi produknya di segmen kendaraan listrik performa tinggi.
Dalam dokumen regulasi tersebut, Denza memperkenalkan konfigurasi baru berupa versi motor tunggal untuk model listrik murni. Sekaligus peningkatan kapasitas baterai pada beberapa varian. Meski demikian, dari sisi desain, perubahan yang di lakukan terbilang minimal dan lebih bersifat penyempurnaan teknis di bandingkan transformasi visual.
Desain Eksterior Tetap Konsisten dengan Identitas Model Sebelumnya
Berdasarkan informasi yang beredar, desain eksterior Denza Z9 GT terbaru masih mempertahankan bahasa desain model sebelumnya. Proporsi bodi, siluet keseluruhan, serta elemen styling utama tetap di pertahankan untuk menjaga identitas visual kendaraan ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa Denza fokus pada peningkatan performa dan teknologi, tanpa mengorbankan desain yang sudah di terima baik oleh pasar.
Satu perubahan visual yang cukup mencolok adalah pemindahan posisi sensor lidar. Jika sebelumnya sensor tersebut terpasang di bagian depan kendaraan, kini lidar di pindahkan ke atap. Penyesuaian ini mengindikasikan peningkatan sistem bantuan pengemudi dan optimalisasi kemampuan sensor untuk mendukung fitur berkendara semi-otonom yang lebih akurat.

Denza Z9 GT Baru Punya Mesin 3 Silinder 1.140 Tenaga Kuda.
Belum Ada Informasi Resmi Mengenai Interior
Hingga saat ini, dokumen regulasi yang di ajukan belum menampilkan gambar interior maupun detail perubahan pada kabin Denza Z9 GT. Tidak adanya informasi ini mengisyaratkan bahwa interior kemungkinan besar tidak mengalami perubahan signifikan, atau masih mempertahankan konfigurasi sebelumnya yang sudah mengusung teknologi tinggi dan kenyamanan premium.
Meski begitu, absennya detail interior tidak mengurangi fokus utama pembaruan yang memang di arahkan pada peningkatan performa dan efisiensi sistem penggerak.
Varian Motor Tunggal Hadir dengan Tenaga Besar
Salah satu pembaruan menarik adalah kehadiran varian motor tunggal pada Denza Z9 dan Z9 GT versi listrik murni. Varian ini tercatat memiliki output maksimal hingga 370 kilowatt, angka yang tergolong tinggi untuk konfigurasi motor tunggal. Langkah ini memberi pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan performa kuat namun dengan sistem penggerak yang lebih sederhana.
Meski demikian, kapasitas baterai untuk varian extended-range motor tunggal belum di ungkap secara resmi dalam dokumen tersebut. Informasi ini kemungkinan akan di umumkan pada tahap peluncuran atau pengenalan produk selanjutnya.
Fokus Utama pada Varian Tiga Motor Listrik Berperforma Tinggi
Pembaruan paling signifikan terdapat pada varian tiga motor listrik Denza Z9 GT. Konfigurasi terbaru ini menghadirkan satu motor di bagian depan dengan output 230 kilowatt, serta dua motor di bagian belakang yang masing-masing menghasilkan 310 kilowatt. Jika di kombinasikan, total daya sistem mencapai 850 kilowatt atau setara sekitar 1.140 tenaga kuda.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan besar di bandingkan versi tiga motor sebelumnya yang hanya menghasilkan sekitar 710 kilowatt. Peningkatan performa ini turut berdampak pada kemampuan akselerasi dan kecepatan maksimum kendaraan, di mana versi terbaru mampu melaju hingga 270 kilometer per jam.
Varian PHEV Menggabungkan Performa dan Efisiensi
Selain versi listrik murni, Denza juga menyediakan varian PHEV yang mengombinasikan mesin bensin 2.0 liter turbo dengan tiga motor listrik. Mesin pembakaran internal tersebut menghasilkan tenaga sebesar 152 kilowatt, sementara kombinasi motor listrik menyumbang total daya hingga 640 kilowatt.
Untuk mendukung sistem hybrid ini, Denza membekali Z9 GT PHEV dengan baterai berkapasitas 63,82 kilowatt-jam. Dengan kapasitas tersebut, kendaraan mampu menempuh jarak hingga 301 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC, dan bahkan melampaui 400 kilometer menurut standar CLTC.
Dari sisi efisiensi, konsumsi bahan bakar varian PHEV di laporkan sebesar 6,30 liter per 100 kilometer saat baterai dalam kondisi habis. Kecepatan puncaknya sendiri mencapai 230 kilometer per jam, menjadikannya kombinasi seimbang antara performa tinggi dan efisiensi penggunaan energi.
Kesimpulan Umum Pembaruan Denza Z9 GT
Pembaruan Denza Z9 GT versi terbaru menegaskan komitmen produsen dalam mengembangkan kendaraan listrik dan hybrid berperforma tinggi. Dengan peningkatan signifikan pada output tenaga, penambahan varian motor tunggal, serta optimalisasi teknologi pendukung, Denza Z9 GT semakin memperkuat posisinya di pasar kendaraan elektrifikasi premium. Pembaruan ini juga menunjukkan arah pengembangan yang lebih fokus pada performa, efisiensi, dan teknologi canggih tanpa mengubah identitas desain yang telah melekat pada model sebelumnya.