Industri otomotif nasional sepanjang tahun 2025 menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perlambatan daya beli masyarakat hingga ketidakpastian kondisi ekonomi. Di tengah situasi tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menunjukkan performa yang relatif stabil dan positif. Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, Daihatsu berhasil membukukan penjualan ritel sebanyak 137.835 unit, sebuah capaian yang mencerminkan daya tahan merek di tengah dinamika pasar yang lesu.

Kontribusi Model Andalan terhadap Penjualan Daihatsu

Keberhasilan Daihatsu dalam mempertahankan kinerja penjualan tidak terlepas dari kontribusi signifikan model-model unggulan. Lebih dari 80 persen total penjualan ritel Daihatsu disumbang oleh beberapa lini utama, yaitu Gran Max series pada segmen kendaraan niaga ringan, Sigra dan Ayla pada segmen Low Cost Green Car (LCGC), serta Terios di segmen SUV Medium. Dominasi model-model tersebut menunjukkan strategi produk Daihatsu yang berfokus pada kebutuhan mobilitas masyarakat dan pelaku usaha.

Dominasi Daihatsu pada Segmen Low Cost Green Car (LCGC)

Pada segmen LCGC, Daihatsu kembali menunjukkan kekuatannya melalui dua model andalan, yakni Sigra dan Ayla. Sepanjang tahun 2025, kedua model ini mencatatkan penjualan gabungan sebesar 47.901 unit. Capaian tersebut mengukuhkan posisi Daihatsu sebagai pemimpin pasar LCGC nasional dengan pangsa pasar mencapai 36,6 persen. Tingginya minat masyarakat terhadap Sigra dan Ayla mencerminkan kebutuhan akan kendaraan yang ekonomis, efisien, dan sesuai untuk mobilitas harian.

Penjualan Daihatsu 2025

Penjualan Daihatsu 2025 Kuasai Posisi Kedua Meski Pasar Tertekan.

Performa Daihatsu Terios di Segmen SUV Medium

Selain di segmen kendaraan terjangkau, Daihatsu juga mencatat kinerja yang solid di segmen SUV Medium melalui model Terios. Sepanjang tahun 2025, Terios berhasil terjual sebanyak 15.557 unit dan menempati posisi dua besar dalam kategori SUV Medium favorit konsumen. Dengan pangsa pasar sekitar 12 persen, Terios menunjukkan daya saing yang kuat, khususnya pada rentang harga hingga Rp300 juta. Di kelas harga tersebut, Terios bahkan mampu menguasai pangsa pasar sekitar 45 persen, menandakan tingginya kepercayaan konsumen terhadap model ini.

Gran Max Series sebagai Tulang Punggung Kendaraan Niaga

Segmen kendaraan niaga ringan atau Commercial Low tetap menjadi pilar utama penjualan Daihatsu. Gran Max series mencatatkan penjualan sebesar 61.871 unit sepanjang 2025 dan memimpin pasar dengan pangsa mencapai 65 persen. Secara lebih rinci, Gran Max Pick Up terjual sebanyak 43.199 unit dengan penguasaan sekitar 58 persen di segmen Pick Up Low. Sementara itu, Gran Max Mini Bus mencatatkan penjualan 18.672 unit dan mendominasi segmen Semi Commercial dengan pangsa pasar sekitar 92 persen. Angka ini menunjukkan peran penting Gran Max sebagai kendaraan penunjang aktivitas usaha kecil dan menengah di Indonesia.

Posisi Daihatsu di Segmen Harga Terjangkau

Secara keseluruhan, Daihatsu juga berhasil menempatkan diri sebagai merek kendaraan yang paling diminati pada segmen harga hingga Rp300 juta. Pada kategori ini, Daihatsu menguasai pangsa pasar sebesar 32,5 persen. Pencapaian tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia, baik untuk penggunaan pribadi maupun keperluan bisnis.

Kepercayaan Konsumen dan Konsistensi Merek

Manajemen Daihatsu menilai capaian penjualan ini sebagai bukti kepercayaan konsumen yang terus terjaga. Konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi sebagai salah satu merek otomotif terlaris nasional selama bertahun-tahun menjadi indikator kuat atas relevansi produk dan layanan yang ditawarkan. Kepercayaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk, inovasi, serta pelayanan purna jual demi memenuhi ekspektasi pelanggan.